PROGRAM STUDI Profesi Ners Tahun Ajaran 2022/2023

PROGRAM STUDI S1 Keperawatan Tahun Ajaran 2022/2023

PROGRAM STUDI Pendidikan Profesi Bidan Tahun Ajaran 2022/2023

PROGRAM STUDI S1 Kebidanan Tahun Ajaran 2022/2023

 

 

Daftar Di Ners

Daftar Di Kebidanan

Daftar Di Keperawatan

Milad UMGo XII

UMGo!
Ilmiyah
Amaliyah
Akhlakiyah
Go! Go! Go!
UMGo!
Ilmiyah
Amaliyah
Akhlakiyah
Go! Go! Go!

Live Milad UMGo


Ucapan Selamat































Rapat Online Bersama LLDikti, SFH dan WFH Diperpanjang Hingga Akhir Mei

KAMPUS PENCERAHAN – Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go), Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) se Sulawesi, Senin kemarin (30/3/2020) diundang untuk melakukan rapat secara online bersama Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasrudin, M.Si dengan menggunakan fasilitas Zoom Cloude.

Rapat membahas dua (2) agenda utama terkait kegiatan perkuliahan di masa tanggap bencana Corona Virus Disease (Covid) 19 serta program beasiswa untuk mahasiswa.

Dalam rapat online, Prof. Jasrudin menyampaikan, bahwa Study From Home (SFH) dan Work From Home (WFH) diperpanjang berdasarkan edaran Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN). Seluruh pimpinan PTS diminta memprogramkan pembelajaran daring hingga akhir Mei tahun 2020. “Jika ada perubahan, nanti akan disampaikan kemuadian,” ungkap rektor.

Selain itu, pimpinan PTS diminta mengontrol via aplikasi teknologi proses pembelajaran daring oleh dosen dan mahasiswa. Apapun aplikasinya tidak masalah, yang terpenting learning outcome bisa tercapai. “Ditekankan sekali lagi, bahwa proses belajar mengajar dan kontrol harus by teknologi, bukan konvensional yang harus ketemu,” terangnya.

Sementara untuk ujian skriprisi atau sejenisnya diharapkan menggunakan teleconference, via zoom, talk fusion dan sebagainya. Para dosen diminta menggunakam teknologi untuk membuat laporan perkuliahan daring, pengajuan sertifikasi dosen dan sebagainya. “LLDikti ucapkan terima kasih atas segala partisipasi PTS yang memberikan bantuan kemanusiaan dalam mengantisipasi Covid-19. Kita juga dihimbau untuk senantiasa berdo’a, agar musibah pandemi ini dapat ditangani oleh pemerintah atas dukungan seluruh rakyat,” paparnya.

Terkait beasiswa mahasiswa, saat ini pemerintah pusat sedang menyiapkan kuota beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Olehnya, seluruh pimpinan PTS diharapkan mendata jumlah mahasiswa yang memiliki KIP dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), baik semester II, belum menerima BIDIKMISI maupun calon mahasiswa baru untuk diusulkan ke LLDikti.

Area Publik UM-Go, Karpet Masjid Digulung, Satgas Berlakukan Thermoscan Bagi Pengunjung

KAMPUS PENCERAHAN – Satuan tugas (Satgas) area publik, gugus tugas Corona Virus Disease (Covid) 19, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go) mulai bergerak. Disejumlah lokasi publik, seperti masjid kampus sudah dilakukan pembersihan dengan tidak lagi menggunakan karpet. Semua karpet dibersihkan dan digulung. Hal ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19. “Sesuai protokol, semua masjid melakukan hal yang sama. Yakni, menggulung semua karpet-karpetnya, karena ternyata itu salah satu sumber penyakit,” ungkap Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf.

Selain itu, rektor mengimbau pengurus masjid kampus agar rutin menyemprotkan disinfektan atau cairan antiseptik di area masjid. Dan kepada para jamaah, rektor mengingatkan untuk tak bersalaman dan mencium pipi kanan dan kiri, alias cipika cipiki. “Sementara waktu ini tidak lagi bersalaman, apalagi cipika cipiki, karena ini ternyata media penularan penyakit,” terangnya.

Untuk pengambilan air wudhu disarankan menggunakan air yang mengalir. Di tempat wudhu pula, pihak masjid juga mesti menyiapkan sabun dan cairan antiseptik. “Mudah-mudahan dengan itu akan menjadi lebih baik, penularan penyakit tidak akan terjadi,” terangnya.

Selain masjid, di area publik lainnya, satgas telah memberlakukan thermoscan untuk mengukur suhu tubuh pengunjung yang datang. Jika suhu tubuh normal yang bersangkutan akan dipersilahkan masuk, tetapi jika suhu tubuh di atas 37.5, maka tidak diizinkan masuk ke area publik kampus dan diharapkan segera mengisolasi diri.